5339.2024 Model Kesehatan Mental Perspektif Ekologi: Determinan Sosial Antisipasi Pemakaian dan Kekambuhan Narkotika
Abstract
Urgensi. Penyalahgunaan narkoba dan tingkat kekambuhan di Indonesia menjadi isu serius yang mempengaruhi kesehatan masyarakat dan stabilitas sosial ekonomi. Terdapat kebutuhan mendesak untuk mengembangkan strategi pencegahan dan intervensi yang efektif, karena prevalensi penyalahgunaan yang meningkat di kalangan usia produktif dan tingkat kekambuhan mencapai 40-50% pasca-rehabilitasi. Faktor keluarga, teman sebaya, dan budaya berperan besar dalam perilaku penyalahgunaan narkoba, menuntut pendekatan holistik yang memperhatikan konteks sosial-budaya dalam perawatan dan pencegahan.
Tujuan. Mengembangkan model kesehatan mental berbasis sosial-budaya yang dapat mengantisipasi penggunaan dan kekambuhan narkoba. Melalui pengidentifikasian faktor risiko dan protektif yang kompleks, penelitian ini bertujuan untuk mendesain asesmen yang inovatif dan lebih sensitif terhadap faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi perilaku penyalahgunaan narkoba.
Metode. Desain campuran kualitatif dan kuantitatif secara sekuensial. Tahap pertama, eksplorasi, melibatkan identifikasi data sekunder dan FGD/wawancara untuk mengungkap faktor risiko dan protektif serta kebutuhan penilaian kesehatan mental. Tahap kedua, pengembangan model, akan dilakukan melalui Penilaian Pakar dan workshop bersama para stakeholder. Metode ini diharapkan dapat menghasilkan data yang mendalam tentang dinamika sosial-budaya yang mempengaruhipenyalahgunaan narkoba dan kekambuhan.
Luaran yang Ditargetkan. Model kesehatan mental yang valid dan reliabel yang dapat diaplikasikan dalam praktek klinis dan komunitas. Luaran utama adalah publikasi artikel dalam jurnal internasional bereputasi ‘Journal of Mental Health’ (Q2)https://www.tandfonline.com/action/journalInformation?show=journalMetrics&journalCode=ijmh20.